Untuk Pendidikan
|
Perjuangan
saya Atas Pendidikan
Untuk
merubah diri sendiri dan
Membuat
bangga keluarga serta
Mencerdaskan
masyarakat di
Sekitar
lingkungan rumah saya
“BUNGA MERCY WELY”
Terkadang menjadi seseorang yang sukses
itu butuh proses dan perjuangan, jatuh bangun nya kehidupan , kegagalan di
setiap pekerjaan , niat besar merubah bangsa lebih mementingkan kepentingan
orang lain dari pada kepentingan pribadi.
mengangkat harkat dan
martabat keluarga , dan memberi kan yang terbaik .Saya hanya ingin sebuah perubahan kecil dan pengaruh besar
untuk mencerdas kan masyarakat selama ini sudah berusaha mencoba tetapi
pendidikan saya lah yang harus saya perbaiki agar saya banyak mempunyai ilmu
yang akan saya berikan kepada mereka, khusus nya anak-anak .
Saya sangat khawatir akan masa sekarang
Anak-anak lebih memilih memegang hand-phone dari pada
memegang buku dan membacanya
saya hanya lah orang yang ingin menyelamat kan anak bangsa
Yang ingin anak bangsa lebih menghargai jasa pahlawan agar
mereka tahu bahwa susah payah sekali merebut kemerdekaan ,
Dan
saya ingin anak bangsa terus belajar karena pendidikan itu semur hidup jangan
sampai kita menjajah bangsa kita sendiri dengan ke bodohan. Ini lah cerita saya
Hai
J
Namo
kulo Bunga mercy wely
Ngeh
kulo asli budak kumpeh J
Desa
sipin teluk duren rt 01
Sedikit
tegur sapa dengan bahasa kumpeh A
Saya
di lahir kan di kumpeh sekitar 20 tahun yang lalu tepat nya 10 agustus 1996
Saya
menyelesai kan pendidikan saya pada tahun 2014
2
tahun yang lalu.
Tepat
nya di SMA N 5 MUARO JAMBI
Semasa
sekolah saya Alhamdulillah saya sesekali menjadi bintang kelas
Dan
banyak mengikuti olimpiade mewakili sekolah saya.
Saya
pernah mewakili sekolah saya di SMP 8 Dalam bidang story telling mencerita kan
tentang aladin dan lampu ajaib dalam bentuk bahasa inggris cukup membuat saya
kesulitan karena saat itu saya masih berusia 14 tahun dan baru duduk di bangku
kelas 2 SMP .
Mungkin
bagi sebagian sekolah lain cukup gampang berbahasa inggris menghafal kan 2 bab
cerita dan harus mencerita kan nya dalam waktu 5 menit.
Saat
itu saya mempelajari nya selama 2 bulan , saya selalu memegang buku saat
mencuci piring, memasak di dapur dan setiap malam setiap pagi , setiap pulang
sekolah apa pun kegiatan ku tak pernah saya melepas kan lembaran kertas tentang
cerita itu.
Tujuan
saya hanya satu ingin mengharum kan nama sekolah yang sering sekali di remeh
kan,
Kenapa
saya sangat merasa sulit dalam berbahasa inggris karena di sekolah dasar saya sebelum
duduk di bangku SMP, tidak ada yang nama nya mata pelajaran bahasa inggris.
Tapi
saya cukup beruntung Ayah saya sangat menyukai lagu dalam bentuk bahasa inggris
hingga saya selalu bertanya dengan arti nya selalu mendengar kan lagu bahasa
inggris hingga tak asing lagi bagi ku saat duduk di bangku sekolah menengah
pertama (SMP)
Dari
Sekolah Dasarlah saya belajar bahasa inggris sendiri dengan guru sebuah kamus
sederhana ,
Tak
apa lah yang penting saya tahu sedikit bahasa inggris pelajaran yang sampai
saat ini saya cintai dan selalu saya tungguh .
Meninggal
kan ceritasaya di bangku SMP
Saya
melanjut kan pendidikan saya di SMA N 5 MUARO JAMBI , ARANG-ARANG
Langkah
saya menujuh sekolah ini penuh perjuangan walau pun hanya berjarak beberapa KM
dari desa tetapi sulit sekali menjangkau nya ,
Karena
saya tidak punya kendaraan sendiri dan angkot sangat lah kurang,
Saya
harus menungguh dari subuh sekali terkadang tidak mendapat kan angkot saya
usaha kan untuk berjalan kaki menujuh sekolah , apa lagi saat jam pulang
sekolah bisa sampai sore menungguh angkot ,
tapi tak mengapa saya hanya memikir kan masa depan saya .
Saya
mulai di bangku 1a dan saat MID semester saya menjadi juara pertama tapi di
semester pertama saya menjadi juara ke-3 .
Itu
sempat membuat saya sedikit kecewa..
Saya
terus belajar karena awal saya memijak kan kaki di sekolah ini ialah saya harus
menjadi juara. Akan tetapi saya tidak bisa mengendali kan diri hingga saya
terjerumus pada penyakit anak sekolahan seperti membolos.
Memang
pengaruh dari pergaulan teman-teman saya yang anak orang kaya dan saya terlena
.
Saya
menghacur kan diri saya sendiri dalam 1 semester ini,
Saya
berani melawan orang tua dan membantah guru, saya khilaf dan saya sangat
menyesali hal ini dan ganjaran nya adalah saya menjadi peringkat ke 8.
Di
sini lah saya baru sadar akan kesalahan.
Guru
saya tak tinggal diam dia memisah kan kelas saya dengan teman-teman saat itu
terjadi wali kelas ku berkata “bunga kamu itu cukup pintar dari mereka, ibu
tahu itu jadi tolong jangan salah pergaulan ibu memisah kan kamu itu untuk
kebaikan mu sendiri untuk masa depan mu pilih lah teman yang membuat mu
semangat belajar dan memberi dampak positif”
Saat
itu lah saya tak mengikuti cara teman saya membolos sekolah , saya kembali ke
tujuan awal saya di sekolah yaitu menghiasi rapor dengan juara sehingga
membangga kan kedua orang tua ku.
Dan
hal itu pun terjadi di kelas 2 dan kelas 3 saya tak pernah keluar dari 2besar
kalau tidak menjadi juara pertama saya menjadi juara ke 2 dengan nilai yang
terpaut tipis, saingan saya bukan lah siapa-siapa dalam mempertahan kan nya
karena bagi saya saingan adalah diri sendiri.
Saat
itu pula saya selaluaktip dalam kegiatan sekolah menjadi penggurus osis ,
anggota paskibraka yah walaupun saya pendek tetapi saya terus mencoba,
Saya
aktip dalam bidang drama di sekolah ku.
Pernah
2x mewakili sekolah dalam bidang drama di SMA N 1 .
Saya
juga pernah mewakili sekolah saya olimpiade Ekonomi yang sebagian soal nya
dalam bentuk bahasa inggris di TITIAN TERAS.
Sekolah
yang luar biasa menurut saya tak pernah di sangka akan menginjak kan kaki di
sana .
Menjadi
perwakilan sekolah saja saya sudah sangat senang sekali.
Tapi
terkadang memang uang berbicara .
Setelah
saya meninggal kan bangku sekolah
Tak
lagi berseragam putih abu-abu
Tak
lagi di sambut oleh pintu gerbang sekolah serta mendengar kan guru yang tak
pernah lelah menerang kan pelajaran memberi ilmu kepada kami semua, saat saya
sudah tak pernah bertemu dengan teman seperjuangan saya,
Baru
lah saya tahu tentang hidup yang sebenar nya
Saat
saya melepas kan seragam putih abu-abu itu saat saya melepas kan status sebagai
seorang pelajar.
Teman-teman
yang dulu sangat sering membolos sekolah ternyata lebih memiliki nasib yang
beruntung di banding kan saya.
Mereka
melanjut kan pendidikan nya di universitas yang mereka semua impikan.
Teman-teman
yang selalu meminta bantuan saya membuat percakapan dalam bentuk bahasa
inggris, teman-teman yang meminta saya mengajar kan nya mengerjakan tugas
matematika teman-teman yang selalu melempar kertas saat ulangan kepada saya dan
teman-teman yang tidak mengerjakan PR. Ternyata lebih beruntung dari pada saya.
Saat
salah satu dari mereka ada yang mengata kan bahwa “nakal dulu baru sukses, atau
uang bicara”
2
hari setelah ujian nasional saya mencari pekerjaan.
Sungguh
saat itu saya mencoba untuk tidak memaksa kehendak untuk bisa berkulia
Dengan
keadaan ekonomi keluarga yang sangat mengkhawatir kan,
Saya
bekerja di salah satu perusahaan dengan masih berharap gaji ku nanti dapat ku
tabung untuk masuk ke salah satu universitas di jambi, tapi 8bulan saya bekerja
dengan gaji di bawah 1,5jt membuat aku berpikir untuk lebih memberi uang itu
kepada keluarga dari pada harus menabungkan nya karena saat itu keuangan
keluarga sangat lah mengkhawatir kan,
Ayah
saya hanya lah seorang pegawai desa biasa yang menerima gaji tiap 3bulan sekali
atau sampai 6bulan sekali , ayah saya sering sekali sakit-sakitan sehingga dia
tidak bisa bekerja terlalu berat. Ibu saya hanya ibu rumah tangga biasa
terkadang dia juga bertani menanam kunyit dan serai.
Di
rumah saya ada nenek yang sejak dulu bersama kami .
Nenek
sakit
Dia
tidak mampu berjalan jika tidak di tuntun
Dia
tidak bisa melihat dan dia mengalami penyakit yang mengingat 30tahun yang lalu.
Setiap hari saya mengurus nya saat ibu saya ke kebun
Di
tambah lagi satu orang nenek dari ayah yang juga sakit-sakitan.
Saya
punya 2 adik laki-laki
Yang
pertama dia baru saja menyelesai kan sekolah nya d SMP dan akan melanjut kan ke
SMA di sini lah ayah saya merasa pusing dengan biaya pendidikan.
Adik
saya yang ke 2 baru duduk di kelas 3 SD memang masih kecil tetapi dia selalu
ingin membeli makanan di toko ini juga membuat ayah saya pusing.
Akhir
tahun 2014 saya memutus kan untuk berhenti bekerja karena saya sudah tak tahan
lembur malam , sudah cukup 8bulan,
Setiap
hari saya mencari pekerjaan tetapi sangat sulit sekali mendapat kan nya
Saat
awal april 2015 ada lowongan besar-besaran yang di buka oleh satu PT besar .
Saya
mencoba melamar pekerjaan di situ dan saya di terima.
Tak
lama hanya dalam waktu 4 bulan saya di henti kan karena ada penggurangan
karyawan dan karena perusahaan yang tidak jadi di buka lebih dari 100 orang di
henti kan,
Saya
cukup sedih baru saja saya ingin memulai menabung untuk biaya masuk peguruan
tinggi ada saja halangan,
Saat
sudah waktu nya pendaftaran di peguruan tinggi saya mencoba menghubungi orang
tua saya tapi apa yang saya dengar.
Mereka
bilang mereka tidak punya uang dan ayah sedang sakit ..
Saya
sangat merasa sedih,,
Ya
Allah sulitsekali ingin menjadi orang hebat tanpa uang
Akhir
nya saya memutus kan untuk tidak memaksa kan kehendak lagi untuk melanjut kan
pendidikan karena faktor ekonomi keluarga.
Pada
pengujung tahun 2015 saya memutus kan untuk kursus komputer karena tak punya
uang banyak saya hanya mempelajari tentang M.word dan M.excel itu pun ibu saya
harus merelakan perhiasan satu-satu nya di jual untuk biaya kursus.
Berharap
mendapat kan pekerjaan yang cukup baik di perusahaan tetapi tak kunjung saya
dapat kan,
Saya
ingin sekali melanjutkan pendidikan,
Saya
selalu berdo’a tak henti-henti nya memohon agar saya bisa berkulia walaupun
sebenar nya itu sangat sulit.
Saat
saya membahas tentang kulia pada orang tua saya selalu menahan air mata karena
di dalam hati yang paling dalam ada niat yang besar yang menggebu-gebu.
Tetapi
tak bisa di wujud kan.
Ayah
memang selalu memberi doa agar suatu saat saya bisa berkulia tetapi ibu hanya
mengingin kan saya membantu tugas nya di rumah dan tak terlalu mendukung.
Mungkin
karena ayah tamatan SMA dan mengerti pendidikan dia lebih mengerti keinginan saya
sedang kan ibu yang hanya sampai kelas 5 SD tidak terlalu mempersoal kan hal
ini,
Mungkin
bagi sebagian orang sering sekali berpikir bahwa sekolah tinggi-tinggi
ujung-ujungnya ke dapur juga atau bagaimana pun itu.
Tapi
bagi saya saat seseorang punya banyak ilmu punya banyak pengetahuan itu akan
mempengaruhi kehidupan kedepan nya , merubah pola pikir anak bangsa akan
pendidikan, membantu anak-anak yang kurang mendapat kan pendidikan atau putus
sekolah itu lah impian saya selama ini .
Saya
yakin ada banyak orang yang bernasib seperti saya di bangsa ini tetapi tida
bisa melakukan apa-apa ,
Saya
mendaftar di kampus ini hanya bermodal kan dengan niat tekad yang kuat , saya
tahu jika saya gagal saya tidak akan menyerah saya akan belajar dari ke gagalan
dan memperjuang kan cita-cita saya.
Dan
pada akhirnya tahun ini pun saya menjadi seorang mahasiswi di STKIP
Saya
hanya lah 1 dari 1000 lebih anak bangsa yang membutuh kan pendidikan.
Saya
memulai semua nya dari awal , banyak harapan yang saya gantungkan di kampus ini
, saya ambil jurusan pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini agar saya bisa
membentuk pribadi anak bangsa sejak awal .
Terimakasih
atas perhatian kalian semua sudah membaca profil kehidupan saya
Saya
membuat ini hanya untuk menginspirasi kalian semua bahwa bermimpi itu penting ,
pendidikan itu penting terus lah berusaha , orang lain bisa mengambil apapun
dari kita tapi orang lain tidak bisa mengambil pendidikan kita.
untuk
dapat bergabung di universitas ini mungkin saya tidak terlalu pintar tetapi
saya sangat ingin belajar.
Terimakasih salam pendidikan
BUNGA MERCY WELY
Komentar
Posting Komentar