MAKALAH MEMAHAMI KALIMAT EFEKTIF (B.INDONESIA)
MAKALAH TENTANG MEMAHAMI KALIMAT
EFEKTIF
BAHASA INDONESIA

DOSEN PEMBIMBING : DONY EFRIZA M.Pd
DI SUSUN OLEH :
BUNGA MERCY WELY
NIM : 1686207045
STKIP AL-AZHAR DINIYYAH JAMBI
TAHUN AJARAN 2016/2017
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta
alam. Shalawat serta salam tidak lupa kami ucapkan untuk junjungan kita Nabi
Besar Muhammad SAW. Kami bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan
hidayah serta taufik-Nya kepada kami sehingga dapat menyelesaikan makalah
ini.Makalah ini berisikan tentang memahami kalimat efektif. Kami menyadari
makalah yang dibuat ini tidaklah sempurna. Oleh karena itu, apabila ada kritik
dan saran yang bersifat membangun terhadap makalah ini, kami sangat berterima
kasih. Demikian makalah ini kami susun. Semoga dapat berguna untuk kita semua.
Amin.
Jambi, Desember 2016
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL
..................................................................................... i
KATA
PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR
ISI................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang........................................................................................... 2
1.2
Rumusan Masalah....................................................................................... 3
1.3
Tujuan Penulisan......................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1
Kalimat Efektif........................................................................................... 5
2.2
Ciri Kalimat Efektif.................................................................................... 6
2.3
Struktur kalimat bahasa indonesia.............................................................. 7
2.4
berbagai kesalahan kalimat......................................................................... 8
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan.................................................................................................
3.2
Saran ....................................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kalimat
efektif ialah kalimat yang benar , jelas
, dan mempunyai makna yang mudah di pahami oleh pembaca secara tepat.
Satuan bahasa terkecil
yang merupakan kesatuan pikiran. Dalam bahasa lisan di awali dan di akhiri
kesenyapan.
Dalam bahasa tulisan di
awali huruf kafital atau di akhiri tanda titik, tanda tanya atau tanda seru.
EYD merupakan kaidah
yang berisi aturan kata tulis bahasa indonesia yang harus di ikuti dalam
penulisan ,
Kecuali ada
pertimbangan khusus seperti masalah hukum , nama , diri/pribadi, keilmuwan
misalnya “ soekarno, universitas padjadjaran”.
Dari kata tersebut kita
mengetahui bahwa tiap berkembangnya zaman , kata maupun kalimat akan berubah.
Akan tetapi meskipun
perubahan itu terjadi tetapi dalam suatu kalimat yang efektif kata maupun pola
kalimatnya selalu di sesuaikan sengan petunjuk EYD.
1.2 Rumusan Masalah
Setelah di amati bahwa ada beberapa
masalah dalam penyusunan penulisan kalimat efektif dan tidak efektif, kebanyakan
dari kita jarang memperhatikan bagaimana struktur kalimat yang benar. Oleh
karena itu, masalah yang akan di angkat dalam makalah ini adalah sebagai
berikut:
1.2.1
Bagaimana
kalimat efektif ?
1.2.2
Bagaimana
ciri kalimat efektif ?
1.2.3
Bagaimana Struktur kalimat bahasa indonesia ?
1.2.4
Bagaimana berbagai
kesalahan kalimat ?
1.3 Tujuan Penulisan
Dari
beberapa maslah di atas, maka makalah ini di susun bertujuan untuk
memecakan masala-masalah yang telah di
rumuskan di atas. Diantara adalah
sebagai berikut :
1.3.1 Agar pembaca
mengetahui kalimat efektif
1.3.2 Agar pembaca mengetahui ciri kalimat efektif
1.3.3 Agar pembaca mengetahui struktur kalimat
bahasa indonesia
1.3.4 Agar pembaca dapat mengetahui berbagai
kesalahan kalimat
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Kalimat Efektif
Kalimat
efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa baik ejaan maupun tanda
bacanya sehingga mudah di pahami oleh pembaca atau pendengarnya . dengan kata
lain, kalimat efektif mampu menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pendengar
atau pembacanya seperti apa yang di maksud oleh penulis.
Suatu
kalimat dapat di katakan sebagai kalimat efektif jika memiliki beberapa syarat
sebagai berikut :
1.
mudah di pahami oleh pendengar atau pembacanya
2. tidak menimbulkan kesalahan dalam
menafsirkan maksud sang penulis
3. menyampaikan pemikiran penulis
kepada pembaca atau pendengarnya dengan tepat
4. sistematis dan tidak bertele-tele
Prinsif-prinsif kalimat efektif
Kalimat
efektif memilii prinsif-prinsif yang harus di penuhi yaitu kesepadanan,
Kepararelan, kehematan kata,
kecermatan, ketegasan, kepaduan dan kelogisan kalimat. Prinsif-prinsif kalimat
efektif tersebut akan di uraikan sebagai berikut :
A. Kesepadanan Struktur
Kesepadanan adalah keseimbangan
antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang di pakai dalam
kalimat. Kesepadanan dalam kalimat ini di perlihatkan dengan adanya kesatuan
gagasan dan kesatuan pikiran. Ciri-ciri kalimat yang memiliki kesepadanan
struktur, yaitu :
1.
memiliki subjek dan predikat yang jelas
Contoh :
Bagi semua siswa kelas 2 harus
mengikuti kegiatan study tour . “tidak efektif”
Semua siswa kelas 2 harus mengikuti
kegiatan study tour. “efektif”
Untuk menghindari ketidak jelasan
subjek , hindarilah pemakaian kata depan “preposisi”
Di depan subjek
2. tidak memiliki subjek yang ganda
di dalam kalimat tunggal
Contoh:
Pembangunan jalan itu kami di bantu
oleh semua warga desa “tidak efektif”
Dalam membangun jembatan itu , kami
di bantu oleh semua warga desa “efektif”
B. Kepararelan Bentuk
Kalimat efektif memiliki kesamaan
bentuk kata yang digunakan dalam kalimat. Yang di maksud dengan kesamaan bentuk
kata adalah jika kata pertama berbentuk verba, maka kata selanjutny berbentuk
verba, namun maka kata selanjutnya berbentuk nomina.
Contoh:
Langkah-langkah dalam menulis
kalimat efektif adalah memahami , mengetahui dan pengaplikasian definisi
kalimat efektif .
“tidak efektif”
Langkah-langkah dalam menulis
kalimat efektif adalah memahami,mengetahui, dan mengaplikasian definisi kalimat
efektif. “efektif”
C.
Kehematan Kata
Kalimat efektif tidak menggunakan
kata –kata atau frasa yang tidak perlu di gunakan . untuk menghindari
pemborosan kata di dalam kalimat, hal yang harus di perhatikan adalah :
1. menghindari unsur yang sama pada
kalimat majemuk
Contoh :
Saya tidak suka buah apel dan saya
tidak suka duren, “tidak efektif”
Saya tidak suka buah apel dan duren.
“efektif”
2. menghindari kesinoniman dalam
kalimat
Contoh :
Saya hanya memiliki 3 buah buku saja
“tidak efektif”
Saya hanya memiliki 3 buah
buku.”efektif”
3. menghindari penjamakan kata pada
kata jamak
Contoh :
Para mahasiswa-mahasiswa berunjuk
rasa di depan gedung rektorat. “tidak efektif”
Para mahasiswa berunjuk rasa di
depan gedung rektorat. “efektif”
D. Kecermatan
Yang di maksud kecermatan adalah
cermat yang tepat dalam memilih kata sehingga tidak menimbulkan kerancuan dan
makna ganda.
Contoh :
Guru baru pergi ke ruang guru.”tidak
efektif”
Guru yang baru pergi ke rang
guru.”efektif”
E. Ketegasan
Kalimat efektif memberikan penegasan
kepada ide pokok nya sehingga ide pokok nya menonjol di dalam kalimat
tersebut.berikut cara memberikan penegasan pada kalimat efektif.
1.
meletakkan kata kunci di awal kalimat
Contoh :
Sudah saya baca buku itu “tidak
efektif”
Buku itu sudah saya baca”efektif”
2. mengurutkan kata secara bertahap
Contoh :
Pertemuan itu di hadiri oleh menteri
pendidikan , gubernur dan presiden. “tidak efektif”
Pertemuan itu di hadiri oleh
presiden,menteri pendidikan dan gubernur.”efektif”
F. Kepaduan
Kalimat efektif memiliki kepaduan
pernyataan sehingga informasi yang di sampaikan tidak terpecah-pecah.
Contoh :
Budi membicara kan tentang
pengalaman liburan nya “tidak efektif”
Budi membicara ka pengalaman
liburannya “efektif”
G. Kelogisan
Ide kalimat dalam efektif dapat di
terima atau di mengerti oleh akal dan sesuai dengan kaidah EYD.
Contoh:
Waktu dan tempat kam persilahkan !
“tidak efektif”
Bapak kepala sekolah kami
persilahkan !”efektif”
Contoh-contoh kalimat efektif
§ Karena tidak
tidur semalaman , dia terlambat datang ke sekolah
§ Dia memakai
baju merah
§ Tugas itu
bagi saya sangat mudah
§ Saya sedang
membuat nasi goreng
2.2 Ciri
Kalimat Efektif
Efektif atau tidaknya suatu kalimat dapat di lihat
dari beberapa ciri sebagai berikut:
1. memiliki bentuk yang pararel
2. memiliki struktur yang sepadan
3. kalimat efektif memiliki
kehematan kata
4. kalimat efektif memiliki
kecermatan penalaran
5. kalimat efektif memiliki gagasan
yang padu
6. kalimat efektif memiliki bahasa
yang logis
7. kalimat efektif memiliki
ketepatan pemilihan kata
2.3 Struktur
kalimat bahasa indonesia
Kalimat adalah satuan bahasa
terkecil dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan suatu pemikiran yang
utuh, dalam suatu kalimat terdiri dari beberapa unsur antara lain subyek,predikat,obyek,pelengkap
dan keterangan.
Kalimat di katakan sempurna jika
minimal memiliki unsur subyek dan predikat
1. Ciri-ciri subyek
Ø Jawaban atas
pertanyaan apa atau siapa kepada predikat.
Contoh :
1. Juanda
memelihara binatang langkah
Siapa
memelihara? Jawab : juanda “maka juanda adalah s sedangkan memelihara adalah”
Siapa atau
apa binatang langkah ?=tidak ada jawaban
2. meja itu di beli oleh paman .
Apa beli ? = jawab meja
Biasanya di sertai kata itu ,
ini, dan yang “yang,ini,dan itu juga sebagai pembatas antara subyek dan
predikat”
Contoh :
Anak itu mengambil buku ku
2. Ciri-ciri Predikat
Menimbulkan pertanyaan apa atau
siapa
Dalam hal ini jika predikat maka
dengan pertanyaan tersebut akan ada jawabanya.
Perhatikan pada subyek di atas .
subyek dan predikat di tentukan secara bersama-sama.
Kata adalah atau ialah
Predikat kalimat dapat berupa kata
adalah atau ialah. Kalimat dengan predikat demikian itu terutama di gunakan
pada kalimat majemuk bertingkat anak kalimat pengganti predikat.
3.
ciri-ciri objek
Sebagai berikut :
Langsung di belakang predikat
Objek hanya memiliki tempat di blakang predikat, tidak pernah mendahului
predikat.
Dapat menjadi subjek kalimat pasif
Objek yang hanya terdapat dalam kalimat aktif dapat menjadi subjek dalam
kalimat pasif. Perubahan dari aktif ke
pasif di tandai dengan perubahan unsur objek dalam kalimat aktif menjadi subjek
dalam kalimat pasif yang di sertai dengan perubahan bentuk verba predikatnya.
Di dahului kata bahwa
Anak
kalimat pengganti nomina di tandai oleh kata bahwa dan anak kalimat
ini dapat menjadi unsur objek dalam kalimat transitif.
4. ciri-ciri perlengkapan
Berikut ciri-ciri perlengkapan :
Di belakang predikat
Contoh :
a) Diah
mengirimi saya buku baru
b) Mereka membelikan ayah nya sepeda baru.
Unsur
kalimat buku baru , sepeda baru di atas berfungsi sebagai pelengkap dan tidak
mendahului predikat.
5. ciri-ciri
keterangan
Ciri
keterangan adalah dapat di pindah-pindah posisinya .
Contoh :
Cintya sudah membuat
tiga kue dengan bahan
itu
S P O K
Dengan bahan itu . cintya sudah mmbuat tiga kue.
Cintya dengan bahan itu sudah membuat tuga kue
Dari jabatan
SPOK menjadi KSPO dan SKPO . jika tidak dapat di pindah maka bukan keterangan.
2.4 Berbagai
Kesalahan Kalimat
Berikut akan kita lihat
kalimat-kalimat yang tidak efektif dan kita akan mencoba membetulkan kesalahan
pada kalimat-kalimat itu .
Beberapa
jenis kesalahan dalam menyusun kalimat antara lain :
1.
Pleonastis
Adalah pemakaian kata yang mubazir
“berlebihan” yang sebenarnya tidak perlu.
Contoh :
Banyak tombol-tombol yang dapat anda
gunakan.
Kalimat ini seharus nya
Banyak tombol yang dapat anda
gunakan
2. Kontaminasi
Contoh kalimat kontaminasi adalah :
Fitur terbarunya adobe photoshop ini
lebih menarik dan bervariasi
Kalimat tersebut akan lebih efektif
apabila akhiran –nya di hilangkan.
Fitur terbaru adobe photoshop ini
lebih menarik dan bervariasi.
3. Salah pemilihan kata
Contoh :
Saya mengetahui kalau ia kecewa
Seharusnya
Saya mengetahui bahwa ia kecewa
4. Salah nalar
Contoh :
Bola gagal masuk gawang
Seharusnya
Bola tidak masuk gawang
5. pengaruh bahasa asing atau daerah
“interferensi”
Contoh:
Saya tinggal di semarang tempat ibu
saya bekerja
Kalimat ini bisa dapat pengaruh
bahasa inggris, sbb:
I live in semarang where my mother
works.
Dalam bahasa indonesia kalimat
tersebut menjadi
Saya tinggal di semarang tempat ibu
saya bekerja
Dalam bahasa daerah
Contoh kalimat yang mengadung kesalahan
karena terpengaruh bahasa daerah dapat kita lihat pada kalimat berikut :
Anak-anak sudah pada datang
Dalam bahasa indonesia seharusnya
menjadi
Anak-anak sudah datang
Bahasa jawa dapat kita lihat pada
kalimat berikut
Contoh dari sebuah rubrik di tabloid
anak-anak yunior :
Masuk nya keluar mana ?
Jawa
Mlebune metu endi?
6. kata depan yang tidak perlu
Contoh :
Di program ini menyediakan berbagai
fitur terbaru
Seharusnya
Program ini menyediakan berbagai
fitur terbaru
Ada beberapa hal yang mengakibat kan
tuturan menjadi kurang efektif , antara lain :
1. kurang padunya kesatuan gagasan
2. kurang ekonomis pemakaian kata
3. kurang logis susunan gagasan
4. pemakaian kata-kata yang kurang
sesuai ragam bahasa nya
5. konstruksi yang bermakna ganda
6. penyusunan kalimat yang kurang
cermat
7. bentuk kata dalam perincian yang
tidak sejajar
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari uraian
di atas kita dapat mengetahui bahwa kalimat efektif adalah kalimat yang benar
atau kalimat baku , yakni kalimat yang mengungkapkan gagasan pikiran, dan
perasaan dengan tepat dalam pembentukan kalimat efektif pun perlu kita
perhatikan ciri dan syarat dalam pembuatan kalimat efektif itu sendiri.
Unsur-unsur dalam kalimat efektif ,
ialah : subjek (s) , predikat (p) , objek (o) , pelengkap (pel) , dan
keterangan (ket).
3.2 Saran
Pentingnya dalam berkomunikasi memahami penggunaan
kalimat efektif. Agar informasi yang berjalan cepat selaras antara gagasan yang
di sampaikan oleh pihak pertama dapatdi terima dengan “utuh” oleh pihak kedua.
DAFTAR PUSTAKA
Alek a.
& achmad H.P bahasa indonesia untuk perguruan tinggi. Jakarta :
kencana,2010.
Susilo mansurudin. Bahasa indonesia, malang : UIN-maliki
PRESS,2010.
Syaiful mussadad . aplikasi bahasa indonesia. Yogyakarta
: mataram university PRESS,2006
Media cetak
Dewi,ponco,Dra.Rt K,MM 2015. Modul bahasa indonesia ,jakarta :
fakultas ekonomi
Media internet
http://googleweblight.com// lite_url=http%2fblog-page.html%3fm%3d1&ei=bwbwmvi3&lc=id-ID&geid=7&s=1&m=615&ts+1444008638&sig=APONPFmW7sktnndXO_wmIRm2bnkoiaSAIQ=APONPPFmW7sktnndXo_wmirm2bnkoiaSAIq.
Komentar
Posting Komentar