MAKALAH MELAKSANAKAN PROGRAM KEGIATAN PAUD SESUAI DENGAN SOP
MAKALAH MELAKSANAKAN PROGRAM KEGIATAN PAUD SESUAI DENGAN SOP
Di ajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
PERENCANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN AUD

DOSEN PEMBIMBING
BAHERA,M.PD.I
DI SUSUN OLEH
BUNGA MERCY WELY
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
AL-AZHAR DINIYYAH JAMBI 2018
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam tidak lupa kami ucapkan untuk junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Kami bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan hidayah serta taufik-Nya kepada kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini Kami menyadari makalah yang dibuat ini tidaklah sempurna. Oleh karena itu, apabila ada kritik dan saran yang bersifat membangun terhadap makalah ini, kami sangat berterima kasih. Demikian makalah ini kami susun. Semoga dapat berguna untuk kita semua. Amin.
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...................................................................................... i
KATA PENGANTAR................................................................................... ii
DAFTAR ISI.................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang........................................................................... 1
1.2 Rumusan masalah...................................................................... 2
1.3 Tujuan........................................................................................ 3
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Operasional Prosedur .............................................................. 4
2.2 Pengertian SOP Pembelajaran PAUD ................................... 5
2.3 FUNGSI SOP PAUD............................................................... 6
2.4 MANFAAT SOP PAUD......................................................... 7
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.................................................................................. 8
3.2 Saran............................................................................................ 8
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 9
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Proses pembelajaran merupakan tahap penting dalam penetapan kurikulum.Karena nya proses pembelajaran harus benar-benar direncanakan dan disusun secarateliti agar semua yang dicita-citakan dalam visi misi tujuan yang sudah ditetapkan satuan PAUD!" dapat tercapai. Proses pembelajaran merupakan kelanjutan dari tahap perencanaan. Semua yang dituangkan dalam program tahunan program semester perencanaan pembelajaran mingguan dan perencanaan pembelajaran hariandi$ujudkan dalam proses pembelajaran.
Proses pembelajaran di PAUD!" tidak terbatas pada saat anak berada di sentraatau area atau kelas tetapi sejak anak datang hingga pulang.Semua proses interaksianak dengan pendidik dengan temannya atau dengan lingkungan atau alatmainannya termasuk dalam proses pembelajaran. oleh karena itu satuan PAUD harusmerancang jad$al harian dan bagaimana para pendidik berperan
Usia dini (0-6 tahun) merupakan masa yang sangat penting dan berpengaruh terhadap seluruh tahapan perkembangan seorang manusia.Masa ini sering disebut dengan usia emasatau goldenage
karenadi periode inipotensi kecerdasan anak berkembang lebih pesat dibanding periode selanjutnya Oleh karena itu, anak-anak
usia dini sangat membutuhkan layanan pendidikan agar proses tumbuh kembang berbagai potensi yang dimilikinyadapat berkembang secara optimal. Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20Tahun 2003 Pasal 1 butir 14 menyebutkan bahawa Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melaluipemberian rangsangan pendidikan untuk
membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebihlanjut
.
1.2 Rumusan Masalah
A. Apa Operasional Prosedur?
B. Apa Pengertian SOP Pembelajaran PAUD?
C. Apa FUNGSI SOP PAUD?
D. Apa MANFAAT SOP PAUD?
1.3 Tujuan
A. Menjelaskan Operasional Prosedur
B. Menjelaskan Pengertian SOP Pembelajaran PAUD
C. Menjelaskan FUNGSI SOP PAUD
D. Menjelaskan MANFAAT SOP PAUD
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Operasional Prosedur
Suatu standar/pedoman tertulis yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi. SOP merupakan tatacara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu.
Sedangkan Standar Operasional Pelayanan (SOP) Lembaga PAUD adalah standar atau pedoman yang tertulis yang digunakan dalam mendorong dan menggerakkan lembaga PAUD untuk mencapai tujuan, SOP berisi tatacara yang dilakukan oleh guru dan anak dalam melaksanakan suatu kegiatan.
SOP Umum
Sebelum pendidik melaksanakan pembelajaran, diharapkan pendidik memahami tahapan-tahapan pelaksanaan sebagai berikut :
- Pastikan bahwa lingkungan belajar di dalam (indoor) dan di luar (outdoor) bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan.
- Kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui bermain. Kegiatan bermain yang dipilih adalah kegiatan bermain yang mampu menstimulasi dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. Pilihlah kegiatan main yang kaya akan stimulasi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Alat dan bahan main yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, tahapan perkembangan, dan lingkungan anak.
- Alat dan bahan main disiapkan sebaik mungkin sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan, baik untuk aktivitas individu, kelompok kecil, kelompok sedang, maupun kelompok besar
- Alat dan bahan main serta buku ditata pada tempat yang mudah dijangkau oleh anak
- Semua proses dan karya anak dikumpulkan sebagai bahan penilaian (asesmen) ketercapaian pertumbuhan dan perkembangan anak. Hasil karya anak dapat dipajang sesuai dengan keperluan.
- Untuk berjalannya seluruh kegiatan di atas, dapat disusun aturan atau tata tertib yang penyusunannya berdasarkan kesepakatan pendidik dan pengelola untuk mengatur keberlangsungan kegiatan pembelajaran dengan efektif.
2.2 Pengertian SOP Pembelajaran PAUD
Adalah langkah-langkah untuk menjalankan pembelajaran PAUD dalam mencapai semua kompetensi inti (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan) dan standar tingkat pencapaian perkembangan anak.
Pendidikan anak usia dini memang sudah lama menjadi perhatian Pemerintah, karena disadari bahwa pendidikan harus sudah dimulai sejak anak dalam kandungan. Dengan dicanangkannya program PAUD anak usia 0 – 6 tahun diharapkan mampu mengatasi salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia.
Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan dengan berpedoman pada tujuan yg harus dicapai. Penetapan langkah tersebut dituangkan secara tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa dan dengan cara bagaimana. Sehingga SOP menjadi cara baku, yang disepakati dan diterapkan oleh semua orang yang ada di satuan PAUD.
SOP menjadi sistem yang memberikan pedoman kerja, kapan, dimana, oleh siapa dan cara bagaimana pembelajaran dijalankan terutama dalam mengatur program pembelajaran yang bersifat rutin dan habituasi. Kegiatan rutin dan terus berulang dilakukan guru biasanya kegiatan pembiasaan dan keteladanan dalam mencapai sikap spiritual dan sikap sosial.
SOP Pembelajaran PAUD terutama ditujukan untuk mewujudkan pencapaian kompetensi yang terkait dengan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial. SOP memandu pembelajaran mulai dari awal pembelajaran hingga akhir pembelajaran, sehingga proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dari awal hingga akhir dapat dijalankan secara runut, teratur dan produktif.
Tatacara penyusunan SOP Pembelajaran yang diperlukan oleh setiap satuan PAUD dipaparkan dalam pedoman khusus.
2.3 FUNGSI SOP PAUD
Memperlancar petugas di lingkungan satuan PAUD dalam melaksanakan tugasnya.
1. Mempermudah penemuan hambatan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tugas baik hambatan tersebut datangnya dari dalam maupun dari luar.
2. Mendisiplinkan semua pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan aturan yang disepakati bersama.
3. Membangun cara kerja yang lebih tertata dan disiplin.
4. Membangun konsistensi atau keajegan perilaku pendidk yang diperlukan dalam mengembangkan karakter anak.
2.4 MANFAAT SOP PAUD
Semua orang yang ada di satuan PAUD memiliki standar yang sama dalam melayani dan memfasilitasi anak belajar.
Memudahkan dalam pengkaderan bagi pendidik yunior untuk mengenal cara memberikan layanan. Sebagai informasi terbuka bagi tenaga pendidik, kependidikan dan orang tua tentang layanan yang baik dan sistematis
SYARAT SOP PAUD
Mudah dilaksanakan oleh seluruh pendidik
Memuat pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan
Memuat langkah-langkah jelas yang harus dilakukan.
Cara Menyusun SOP PAUD
Identifikasi semua ketentuan harus dilakukan petugas dalam hal ini pendidik dalam melaksanakan tugasnya Identifikasi kemampuan yang ingin dibangun pada saat kegiatan ini dilakukan. Susunlah ke dalam langkah-langkah kegiatan yang teratur dan jelas.
2.4 GARIS BESAR SOP PAUD KURIKULUM 2013
Dalam membuat SOP PAUD, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagaimana dapat dilihat dalam garis besar SOP PAUD Kurikulum PAUD 2013 secara umum dibawah ini. Sebelum pendidik melaksanakan pembelajaran, diharapkan pendidik memahami tahapan-tahapan pelaksanaan sebagai berikut :
Pastikan bahwa lingkungan belajar di dalam (indoor) dan di luar (outdoor) bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui bermain. Kegiatan bermain yang dipilih adalah kegiatan bermain yang mampu menstimulasi dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. Pilihlah kegiatan main yang kaya akan stimulasi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Alat dan bahan main yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, tahapan perkembangan, dan lingkungan anak.
Alat dan bahan main disiapkan sebaik mungkin sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan, baik untuk aktivitas individu, kelompok kecil, kelompok sedang, maupun kelompok besar.
Alat dan bahan main serta buku ditata pada tempat yang mudah dijangkau oleh anak.
Semua proses dan karya anak dikumpulkan sebagai bahan penilaian (asesmen) ketercapaian pertumbuhan dan perkembangan anak. Hasil karya anak dapat dipajang sesuai dengan keperluan.
Untuk berjalannya seluruh kegiatan di atas, dapat disusun aturan atau tata tertib yang penyusunannya berdasarkan kesepakatan pendidik dan pengelola untuk mengatur keberlangsungan kegiatan pembelajaran dengan efektif.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu faktor penunjang yang
berpengaruh terhadap proses belajar mengajar yang pada akhirnya meningkatkan
mutu pendidikan anak usia dini.Agar prasarana PAUD dapat dimanfaatkan secara optimal, maka diperlukan perencanaan, pengadaan, perawatan, penyimpanan,
penginventarisasian yang baik dan teratur.
Saran
Penulis menyadari sepenuhnya atas segala kekurangan pada makalah ini dan penulis dengan senang hati dan akan menerima saran serta kritik demi kesempurnaan makalah ini. Atas segala saran dan bantuan, penulis sampaikan terima kasih.
Daftar Pustaka
UU RI NO. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional, (Sinar Grafika 2003), Jakarta 2003
Depdiknas. 2004. Standar Kompetensi Guru, (Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah), Jakarta
Usman dkk,.. Menjadi Guru Profesional. (Remaja Rosdakarya), Bandung 2005.
Syaiful Bahri Djamarah, Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru, (Usaha Nasional), Surabaya 1994
Komentar
Posting Komentar