Selamat tinggal kenangan
Pagi ini hujan begitu deras sama seperti derasnya air mataku yang sedari tadi tak berhenti mengalir.kehilangan mu seperti kehilangan salah satu organ tubuh yang berharga. Kenapa kamu menolak untuk menerima novel yang ku titipkan apa separah itu kah untuk mematikan aku di setiap sendi tubuh mu jika iya akan ku lakukan hal yang sama. Jika saja kau bisa menjadi aku Maka kamu akan mengerti betapa sulitnya untuk bangkit. Zal ratusan hari memahami menahan semua perasaan ini . Seandai nya aku bisa menjelaskan secara langsung pada mu maka kau akan melihat ketulusan yang tak terbatas di bola mata ku yang ku pasti kan akan berbinar bahkan berlinang menatap mu. Saat ini aku hanya bisa menahan tumpukkan kata dalam hati tanpa sempat ku ucapkan pada mu Bahkan aku berusaha membenci mu mematikan setiap kata cinta yang hanya akan menyakiti diri ku sendiri. Aku terlalu lelah dengan semua pengharapan yang semu ini sedangkan tak kau hargai sedikit pun. Padahal aku tahu kau tak pernah mengingin ka...